Thursday, 05 December 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Dinas Pertanian dan Perkebunan - Sasaran

Article Index
Dinas Pertanian dan Perkebunan
Visi dan Misi
Sasaran
Struktur Organisasi
All Pages

SASARAN

Dalam rangka mencapai tujuan dan misi yang telah dirumuskan, maka ditetapkan Sasaran dan target yang akan dicapai dalam kurun waktu th 2011 s/d 2015 adalah sebagai berikut :

1. Sasaran Pertama : Meningkatnya Produksi dan Produktivitas Tanaman Pangan dan Hortikultura

Dalam rangka mencapai tujuan meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pertanian guna memenuhi kebutuhan bahan baku agroindistri sekaligus memenuhi ketersediaan pangan masarakat dalam mendukung ketahanan pangan maka perlu ditetapkan target selama lima tahun sebagai berkut :

a. Sararan dan target Produksi Padi Palawija

-Padi dari 3438550 kw meningkat menjadi 4.388.558 kw (27,6%)
-Jagung dari 3653000 kw meningkat menjadi 4.662.257 kw (27,6% )
-Kedelai dari 10.850 kw meningkat menjadi 10.919 kw ( 2 % )
-Ubikayu dari 852.380 kw meningkat menjadi 941.096 kw (10,4 % )
-Ubi Jalar dari 9.720 kw meningkat menjadi 10.732 kw (10,4 % )
-Kacang Tanah dari 27.420 kw meningkat menjadi 30.274 kw (10,4% )
-Kacang Hijau dari 450 kw meningkat menjadi 473 kw ( 5 % )

b. Sasaran dan Target Produksi Sayuran

-Bawang Merah dari 42.840 kw meningkat menjadi 47.299 kw (10,4%)
-Cabe Besar dari 44.630 kw meningkat menjadi 49.275 kw (10,4%)
-Cabe Kecil dari 174.000 kw meningkat menjadi 192.110 kw
-Tomat dari 54.400 kw meningkat menjadi 60.062 kw

c. Sasaran dan target Produksi Buah-buahan

-Mangga dari 760.000 kw meningkat menjadi 839.101 kw
-Nanas dari 830.250 kw meningkat menjadi 916.663 kw
-Sirsat dari 390.000 kw meningkat menjadi 430.592 kw
-Durian dari 21.900 kw meningkat menjadi 24.179 kw
-Sukun dari 8.220 kw meningkat menjadi 9.076 kw
-Pisang dari 225.000 kw meningkat menjadi 248.418 kw
-Pepaya dari390.000 kw meningkat menjadi 430.592 kw
-Semangka dari 29.440 kw meningkat menjadi 32.504 kw
-Mlinjo dari 31.350 kw meningkat menjadi 34.613 kw

d. Sasaran dan target Produktivitas Tanaman Utama

-Padi dari 61.74 kw/h meningkat menjadi 78.8 kw/h ( 27,6% )
-Jagung dari 67.01 kw/ha meningkat menjadi 85.53 kw/ha
-Ubi Kayu 175.68 kw/ha meningkat menjadi 193.96 kw/ha
-Kedelai dari 19.62 kw/ha meningkat menjadi 19,75 kw/ha
-Kacang Tanah dari 14.45 kw/ha meningkat menjadi 15.95kw/ha
-Cabe Besar dari 85 kw/ha meningkat menjadi 94 kw/ha
-Cabe Kecil dari 58 kw/ha meningkat menjadi 64 kw/ha
-Bawang Merah dari 68 kw/ha meningkat menjadi 75 kw/h

2. Sasaran kedua : Terpenuhinya data dan Informasi pendukung peningkatan produksi pertanian

Keberadaan data maupun informasi guna mendukung upaya upaya peningkatan produksi (on-farm) sudah merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi. Kebutuhan data mulai dari data kondisi sumberdaya alam lahan, potensi komoditas, air irigasi , kondisi infrastruktur, kondisi cuaca, potensi serangan hama penyakit, peralatan bercocok tanam sampai dengan dokumen perencaanan program dan kegiatan serta rekomendasi rekeomendasi teknis.

Target jenis data yang akan terpenuhi adalah sebanyak 10 jenis data pendukung pembangunan pertanian, yakni :

-Data cuaca mikro
-Data serangan hama penyakit
-Data dan peta kandungan BO tanah
-Data Losses
-Dokumen Program dan laporan pembangunan pertanian.
-Data Statistik Pertanian (SP)
-Data dan peta infrastruktur pertanian
-Data dan peta lahan potensi komoditas
-Data dan peta lahan rawan banjir dan kekeringan
-Rekomendasi pemupukan spesifik lokasi

3. Sasaran ketiga : Terpenuhinya data dan Informasi pendukung pengembangan unit usaha agribisnis

Data dan informasi merupakan salah subsistem dari sistem agribisnis yakni subsistem pendukung. Seperti halnya data pendukung peningkatan produksi, maka segala data pendukung yang diperlukan guna menumbuh kembangkan unit unit usaha agribisnis sangat diperlukan, diantaranya adalah data potensi komoditas dan agroindustri ditingkat gapoktan, data analisa usaha tani dll.

Dalam lima tahun ditarget tersedia data

- Data Analisa Usaha Tani setiap tahu

- Data dan peta profil agroindustri tingkat Gapoktan

- Standart Mutu Produk Pertanian

4. Sasaran keempat : Meningkatnya Unit Usaha Sarana Pertanian

Dalam rangka melaksanakan misi mengembangkan agribisnis maka akan dikembangkan unit- unit usaha agribisnis dari hulu hingga hilir. Unit Usaha Sarana Pertanian merupakan suatu unit usaha agribisnis hulu yang akan ditingkatkan kwantitas maupun kaulitas/ nilai usahanya.

Ditargetkan dalam kurun waktu lima tahun akan dikembangkan 5 unit usaha sarana pertanian yang dikelola oleh gapoktan seperti :

- Unit Usaha Produksi Agensia Hayati sebanyak 3 unit

- Unit Usaha Pelayanan Jasa Alsintan sebanyak 1 unit

- Bengkel Alsintan sebanyak 1 unit


5.Sasaran ke lima : Meningkatnya Unit Usaha Peningkatan Mutu Produk Segar Hasil Pertanian

Meningkatnya mutu produk segar hasil pertanian akan meningkatkan daya saing dan nilai jual produk segar komoditas pertanian.

Ditargetkan dalam kurun waktu lima tahun akan dapat meningkatkan unit usaha yang begerak dalam usaha meningkatkan mutu produk segar palawija & hortikutura sebanyak 9 unit yang dikelola oleh gapoktan di pedesaan atau sentra sentra produksi seperti :

-Unit Usaha Peningkatan Mutu Gabah Beras Jagung dari 1 jadi 5 unit

-Unit Usaha Peningkatan Mutu produksi segar Hortikultura (mangga podang) dari 1 unit menjadi 3 unit

-Unit Usaha Produksi Beras Organik menjadi 1 unit

-Unit Usaha Sayur Organik dari 1 unit menjadi 2 unit

6.Sasaran ke enam : Meningkatnya Unit Usaha Pengolahan Hasil Pertanian

Mengolah hasil pertanian menjadi produk setengah jadi maupun produk jadi ( Agroindustri) akan dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Ditargetkan dalam kurun waktu lima tahun akan ditumbuh kembangkan 41 unit usaha pengolahan hasil pertanian ( agribisnis hilir ) yang dikelola oleh gapoktan di pedesaan atau sentra sentra produksi yakni :

-Unit Usaha Pengolahan Mangga Podang dari 3 unit menjadi 5 unit

-Unit Usaha Pengolahan Nanas dari 1 unit menjadi 3 unit

-Unit Usaha Pengolahan Sirsat dari belum ada menjadi 2 unit

-Unit Usaha Pengolaha Jambu Biji Merah dari 1 unit menjadi 3 unit

-Unit Usaha Pengolahan Mlinjo 4 unit

-Unit Usaha Pengolahan Sukun dari belum ada   menjadi 2unit

-Unit Usaha Pengolahan Cabe dari belum ada menjadi 4 unit

-Unit Usaha Pengolahan Tomat dari belum ada menjadi 5 unit

-Unit Pengolahan Pisang Agung dari 4 unit menjadi 6 unit

-Unit Usaha Pengolahan Aluevera belum ada menjadi 1 unit

-Unit Usaha Pengolahan Melati dan Kenanga   dari belum ada menjadi 1 unit

-Unit Usaha Pengolahan Blimbing belum ada menjadi 2 unit

-Unit Usaha Pengolahan berasan Jagung dari belum ada menjadi 4 unit

-Unit Usaha Pengolahan Mocaf dari 1 unit unit

7.Sasaran ke tujuh : Meningkatnya Pemasaran Produk Hasil Pertanian Segar maupun Olahan

Pemasaran dan distribusi hasil pertanian merupakan subsistem agribisnis yang tidak dapat terlepas dari sistem agribisnis. Kelancaran pamasaran hasil pertanian segar maupun olahan merukan kunci pokok keberhasilan pembangunan agribisnis secara menyeluruh. Dalam lima tahun kedepan akan difasilitasi berbagai sistem pemasaran mulai dari promosi, kemitraan, penyediaan fasilitas/ lokasi pemasaran maupun penyelenggaran pasar tani pasar lelang produk pertanian.  

Ditargetkan dalam kurun waktu lima tahun ditargetkan :

-Terfasilitasi Kemitraan dari 1 komoditas menjadi 10 komoditas

-Tersedia 12 unit lokasi fasilitas pemasaran tingkat lokal ,regional & nasional

-Terselanggara pasar tani dan pasar lelang sebanyak 15 kali

8.Sasaran ke delapan : Meningkatnya Lembaga Keuangan Tingkat Kelemgaan Petani.

Permodalan merupakan salah satu subsistem dari sistem Agribisnis yakni sebagi sub sistem pendukung yang memegang peranan penting dalam pengembangan agribisnis. Dalam kurun waktu lima tahun kedepan ditargetkan terbentuk 150 unit lembaga keuangan ditingkat gapoktan


Comments   

 
#9 sukat sukat 2019-08-25 01:32
maaf apakah saya bisa mendapatkan tambahan ilmu bagaimana cara merawat pohon sawo yang benar,sementara sy masih punya pohon sawo sekitar 40buah tanaman yang berumur 3tahun lebih tp msh belum bisa berbuah dengan baik
Quote
 
 
#8 syno 2019-07-25 09:20
gak pernah di balas Ngapain Di buatkan Website.
Quote
 
 
#7 Imam nasikhin 2019-07-03 20:26
Saya bersama teman teman petani desa Mlancu Kec Kandangan ingin memohon bantuan bibit pisang untuk penanaman bulan oktober 2019 nanti, mohon info nya kemana ya saya harus ajukan proposal
Quote
 
 
#6 Obat kuat viagra 2019-05-31 16:10
Currently it appears like Drupal is the preferred blogging platform available right now.
(from what I've read) Is that what you're using on your blog?


Also visit my webpage - Obat kuat viagra: https://viagra-indonesia.com/jual-viagra-asli-obat-kuat-viagra-viagra-original-usa-pusat-viagra-indonesia/
Quote
 
 
#5 Agus 2019-03-22 20:50
Halo,bagaimana cara nya utk mendapatkan bibit jambu kristal grade "A" ? Terima kasih
Quote
 
 
0 #4 Eddiwal 2018-11-01 22:53
Yth. Admin
Saya mohon informasi untuk memperoleh bibit nenas PK-1 dari petani penangkar bibit.
Tks
Quote
 
 
0 #3 sugito 2017-06-07 23:47
Mau cari tahu bibit kelapa genjah entog
Quote
 
 
0 #2 lillah 2017-03-20 11:04
Saya dan bapak mertua, mempunyai usaha kecil pertanian. Tetapi selama ini kami belum pernah mendapatkan program-program pertanian dan perkebunan dari dinas terkait pemerintah Kabupaten Kediri. Mohon kami diberikan arahan, terima kasih atas perhatiannya.
Quote
 
 
0 #1 Syamsul Hadi 2016-04-10 18:40
Admin
Saya ingin mendapatkan informasi tentang program-program pertanian di Kabupaten Kediri.
Karena saya melihat Kabupaten kediri memiliki potensi yang besar di Bidang pertanian.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

banner