Saturday, 14 December 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Cerdas Berbagi Informasi

Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Kediri menggelar acara Pelatihan SDM Bidang Komunikasi dan Informasi dalam kegiatan Cerdas Berbagi Informasi di Lingkup Pendidikan. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 50 orang pengawas dari MI, MTs, MA negeri maupun swasta se-Kabupaten Kediri.

cerdas 1

Acara tersebut dibuka Jum at siang (5/9) oleh Kepala Dinas Kominfo yang diwakili oleh Kabid Pengelolaan Informasi Publik Sunarti, SH. Ditemui usai pembukaan, Sunartis mengatakan kegiatan ini bertujuan agar masyarakat khususnya para pengawas pendidikan agama dan penyuluh agama di lingkup Kankemenag Kab. Kediri bijak dalam memanfaatkan media sosial.

Informasi yang disampaikan kepada publik diharapkan akurat, jelas dan terpercaya. Dengan informasi yang positif, pastinya dapat bermanfaat bagi masyarakat luas yang mendapatkan informasi tersebut.

Rencananya para peserta akan mendapat pelatihan selama dua hari di Bukit Daun Hotel Kecamatan Semen. Narasumber dalam kegiatan ini dari beberapa instansi, seperti Kepala Kemanag Kab. Kediri, Direktur Andika FM Rofiq Huda dan dilanjutkan malam harinya oleh Drs. H. Mujahid, MM, Kepala Bakesbangpol Kab. Kediri.

cerdas 2

Kepala Bakesbangpol Drs. H. Mujahid, MM dalam sambutannya mengatakan, cerdas dalam menggunakan media sosial baik itu Whatsapp, Instagram, Facebook dan sebagainya, adalah bagian menangkal berita hoax atau isu-isu yang mampu memecah belah bangsa.

Pelatihan SDM bidang komunikasi dan informasi kepada pengawas pendidikan agama dan penyuluh agama ini memiliki makna yang cukup penting, sebab dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, para pengawas bersentuhan langsung dengan guru.

“Dengan pengawas yang sudah dibekali ilmu komunikasi dan informasi, lebih inti yang menyangkut masalah IT, adalah sangat strategis seperti diera sekarang ini era milenial makin maraknya media sosial. Dengan pemahaman dan penguasaan di bidang IT ini nanti dapat memaksimalkan tugas para pengawas. Terkait dengan adanya berita hoax kemudian hatespeech, peran dari pengawas sangat penting. Dimana menyampaikan berita hoax ini adalah hal yang dilarang hukum,” terang Drs. Mujahid.

cerdas 3

Selain itu, tambahnya, berita hoax dapat memicu konflik yang bersinggungan dengan masalah Sara. Peran dari pengawas adalah menyampaikan kepada guru, dan guru bisa menyampaikan kepada para murid agar tidak menyebarkan hoax. “Gunakanlah media sosial untuk menyampaikan hal yang positif seperti informasi tentang pembangunan di Kabupaten Kediri,” pungkasnya. (Kominfo/lks,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner