Tuesday, 12 November 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

6th Kediri Betta Contest, Kontes Ikan Cupang Berskala Internasional

Sebagai salah satu rangkaian acara memperingati Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1215, Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan menyelenggarakan kontes ikan hias cupang, 6th Kediri Betta Contest bertajuk International Betta Congress (IBC) Sanctioned Show. Acara ini bertempat di Convention Hall, Area Simpang Lima Gumul.betta 1

Kediri Betta Contest merupakan salah satu rangkaian acara Kediri Aquatic 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 22 - 24 Maret 2019. Kontes ikan cupang ini juga diadakan selama tiga hari, hari pertama persiapan, hari kedua penilaian dan hari terakhir pengumuman serta pemberian hadiah pemenang kontes. Selain kontes ikan cupang, dalam event ini juga digelar beberapa kontes dan pameran diantaranya Kediri Koi Show ke-8, Aquascape Exhibition dan gelar aneka produk UMKM dan olahan ikan.

Joty Atmajaya sebagai koordinator juri menyampaikan, 6th Betta Contest atau kontes ikan hias cupang ini merupakan kejuaraan tingkat internasional yang pertama di Kab. Kediri. “Jurinya pun dari dalam negeri hingga mancanegara yaitu saya dan Tommy Kurniawan dari Indonesia, dari mancanegara yaitu Lee Haur dari Malaysia dan Kenny Seaw dari Singapura,” jelasnya, (23/3).

Ada kurang lebih 500 ekor ikan yang diikutsertakan dalam Betta Contest ini, baik dari Indonesia dan mancanegara. Menurut Joty, ini merupakan perkembangan yang sangat baik dalam perhelatan kontes ikan hias cupang dan diharapkan bisa berdampak positif sehingga dapat mengenalkan dan mempromosikan ikan hias dari Kab. Kediri ke mancanegara.

betta 2

Secara tidak langsung Kabupaten Kediri kediri bisa dikenal sebagai salah satu penghasil ikan hias berkualitas. Dan para peternak dari Kab. Kediri juga didukung penuh serta didorong terus untuk mampu dan bisa meningkatkan kualitas ikan mencapai standar internasional, sehingga bisa mencukupi kebutuhan pasar internasional,” tambah Joty Atmajaya.

Dalam kesempatan ini Bupati Kediri Hj. Hariyanti Sutrisno menyempatkan berkunjung untuk melihat dan meninjau lokasi kontes ikan betta. Beliau sangat mengapresiasi dan mendukung pelaku usaha ikan hias agar bisa berkembang pesat. Beliau menyampaikan hambatan yang ditemui para pelaku usaha ikan hias harus bisa diselesaikan sehingga usaha tersebut bisa lancar.

“Saat ini kendala yang dihadapi oleh pengusaha ikan adalah pemasaran ke luar pulau, atau luar negeri. Karena karantina ini adanya di Surabaya atau ke Jakarta. Untuk itu kita harus berkoordinasi dengan instansi terkait, apabila memungkinkan ada persyaratan untuk bisa dibuka karantina di Kediri malah bagus,” jelas Ibu Bupati.

betta 3

Beliau menambahkan kegiatan ini bertujuan untuk mendongkrak pasar ikan hias di kabupaten Kediri. Dengan event Kediri Aquatic 2019 tersebut mampu memotivasi pelaku usaha ikan hias untuk meningkatkan pemasarannya baik lokal ataupun ekspor sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Kab. Kediri.

“Kita lihat pesertanya bertambah banyak dari berbagai wilayah, bahkan ada dari Kalimantan. Kediri sebagai pusat koi dan ikan cupang. Ini potensi ekspor yang cukup bagus,makanya kita dukung terus pengusaha ikan hias ini, pungkasnya. (Kominfo/dn,tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner