Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kediri Waterpark & Bukit Podang Residence oleh Bupati Kediri

Bupati Kediri Ir. H. Sutrisno, meresmikan dimulainya pembangunan Kediri Waterpark & Bukit Podang Residence di desa Pagung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri pada hari sabtu tanggal 1 Mei 2010. Acara yang dihadiri oleh Bupati, kapolwil, jajaran muspida serta investor ini dimulai dengan sambutan oleh Direktur PT Bumi Griya Bersama, Adi Siswono. Adi menyampaikan bahwa masyarakat kabupaten Kediri tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan perumahan dan pariwisata, oleh karena itu dia berharap agar keberadaan Kediri Waterpark dan Bukit Podang Residence bisa mewarnai Kabupaten Kediri.
Pada acara tersebut, Adi juga menyampaikan beberapa keunggulan Kediri Waterpark dan Bukit Podang Residence yakni dari segi desain yang banyak dibantu oleh jurusan arsitektur dan geodesi ITN Malang. Selain itu luas lahan yang digunakan untuk Kediri Waterpark ini sekitar 5,6 hektar yang merupakan terluas di Jawa Timur, ditambah lagi dengan lokasinya yang berada di daerah perbukitan akan memberikan nuansa yang lebih indah. Fasilitas yang ada di Kediri Waterpark ini antara lain waterslide yang mencapai 100 – 200 meter, monorail yang akan dioperasikan pada malam hari sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan Kediri secara utuh serta gondola yang menghubungkan dua bukit untuk mencapai waterslide. Dengan keberadaan Kediri Waterpark ini diharapkan dapat mendatangkan wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri.
Selain
membangun Kediri waterpark, Adi Siswono juga menyampaikan bahwa PT Bumi Griya
bersama juga membangun perumahan
berkonsep villa yakni Bukit Podang Residence. Menurutnya, alasan pemilihan Desa
Pagung Kecamatan Semen Kabupaten Kediri sebagai lokasi pembangunan Kediri
Waterpark dan Bukit Podang Residence Karena letaknya yang berada pada 350 meter
di atas permukaan laut, dengan suhu pada malam hari 21 – 22 derajat celcius,
suhu pada siang hari 29 – 30 derajat celcius hampir sama dengan kota Malang.
Rumah yang akan dibangun di kawasan ini berjumlah 950 buah, hal ini diharapkan
dapat menopang semakin padatnya perumahan yang ada di Kota Kediri sehingga
pembangunan akan beralih ke Kabupaten Kediri. Dengan demikian akan terjadi
multiplayer efek untuk usaha pariwisata, jasa travel, perhotelan yang ada di
Kabupaten Kediri. Adi menargetkan akan ada sekitar 35.000 pengunjung per bulan
yang akan datang ke Kediri waterpark. PT Bumi Griya Bersama yang
telah
melakukan persiapan selama 3 tahun menargetkan pembangunan Kediri Waterpark dan
Bukit Podang Residence akan selesai dalam waktu 5 tahun dengan memanfaatkan
tenaga warga Desa Pagung sehingga akan membuka lapangan pekerjaan kepada warga.
Sementara itu Bupati Kediri, Ir. H. Sutrisno yang hadir didampingi oleh istrinya Dr. Hj. Hariyanti Sutrisno, dalam sambutannya menyampaikan, sangat senang sekali dengan hadirnya investor yang mau ber investasi di Kabupaten Kediri. Dengan hadirnya investor, pembangunan Kabupaten Kediri yang berada di sebelah barat Sungai Brantas akan lebih cepat. Beliau juga menyampaikan akan menggalakkan pembangunan Kota baru yakni Simpang Lima Gumul. Hal ini bertujuan agar Kabupaten Kediri mempunyai pusat kota sendiri sehingga sumber pendapatan Kabupaten Kediri semakin bertambah seperti pajak pemasangan iklan yang selama ini pemasangan iklan seperti baliho, spanduk dan sebagainya lebih banyak di Kota Kediri. Beliau juga menyampaikan beberapa prestasi yang dicapai oleh Kabupaten Kediri seperti Peringkat enam se Indonesia dalam hasil survei integritas sektor publik 2009 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi serta Peringkat pertama se Jawa Timur.
Acara ini dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng serta peletakan batu pertama pembangunan Kediri Waterpark dan Bukit Podang Residence oleh Bupati Kediri Ir. H. Sutrisno serta diakhiri dengan penjelasan maket dan desain bangunan oleh direktur PT Bumi Griya Bersama kepada Bupati Kediri. (ali)









