Kerukunan Antar Umat Beragama Damaikan Kehidupan Warga Besowo

DSC 0022Manusia adalah mahkluk sosial, yang artinya makhluk yang di dalam menjalani dan menjalankan kehidupannya selalu membutuhkan keberadaan orang lain, makhluk lain. oleh Karena itu, kita dituntut untuk dapat menerapkan konsep interaksi dan komunikasi terbaik dengan manusia lain.

Selain makhluk sosial, manusia juga makhluk beragama. Yakni makhluk yang mempunyai tingkat kepercayaan terhadap sesuatu yang diyakini dengan sepenuh hati dan diwujudkan dalam setiap kegiatan kehidupannya.

Dengan agama yang dianutnya, maka manusia dapat melakukan berbagai kegiatan hidup. Negara kita adalah Negara yang sangat menjunjung tinggi agama. Hal ini sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 Pasal 29 ayat 2. Selain itu Indonesia merupakan Negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia.

Kerukunan antar umat beragama tercermin dalam kondisi sangat kondusif di Desa Besowo Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Kehidupan masyarakat dengan berbagai agama tak lantas membuat keharmonisan desa terganggu. Justru sebaliknya, suasana rukun, damai, dan aman selalu menghiasi kondisi di desa tersebut. Terdapat 3 (tiga) agama yang dianut warga di desa Besowo ini, yaitu Islam, Katolik dan Hindu.

Lokasi bangunan tempat ibadah disini sudah berpuluh-puluh tahun sangat berdekatan, bahkan berdampingan yaitu antara Masjid, Gereja dan Pura. Pada saat jama’ah melaksanakan ibadah di masing-masing tempat ibadahnya mereka semua dapat melaksanakan secara damai dan tidak merasa terganggu dengan kegiatan jama’ah yang lain. Selain itu setiap umat agama melaksanakan kegiatan diluar ritual agamanya selalu mengundang umat agama lain. Demikian ungkap Pendeta Abraham.

DSC 0019Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam kunjungan kerjanya Rabu (24/12), di Desa Besowo Kecamatan Kepung mengatakan bahwa toleransi antar umat beragama harus selalu dibina dan dipupuk untuk selalu tumbuh lebih baik. Kerukunan antar umat beragama mutlak diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat yang bersifat pluralisme seperti yang ada di desa Besowo ini. Apalagi di desa ini memiliki 3 agama yang berbeda”, ujar Bupati.

Dalam kunjungan tersebut Bupati juga memberikan bantuan bibit tanaman penghijauan kepada para tokoh umat beragama yang ada di desa Besowo. Bupati berharap dengan tanaman penghijauan tersebut para tokoh agama dapat menjadi tauladan bagi masyarakat untuk dapat menghijauakan desanya dalam rangka penanggulangan berbagai bencana longsor serta banjir.

Disamping itu penghijauan sangat bermanfaat dalam memulihkan kembali kerusakan lingkungan alam di wilayah Besowo setelah pasca erupsi Kelud. Melalui kekuatan kerukunan antar umat beragama dan kerjasama serta gotong royong antar umat beragama di Desa Besowo. Saya yakin segala kegiatan kehidupan akan dapat berjalan dengan damai dan penghijauan yang dilaksanakan disini akan berjalan sukses sehingga kelestarian alam dapat segera pulih kembali”, jelas Bupati. (Kominfo)