Tuesday, 17 September 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Puncak Pelaksanaan Kediri Aquatic 2019

Penyelenggaraan Award Ceremony 8th Kediri Koi Show bersamaan 6th Kediri Betta Contest menjadi puncak pelaksanaan Kediri Aquatic 2019. Tidak hanya itu, di acara ini untuk pertama kalinya digelar Kediri Lagi Aquascape Exhibition 2019. Kediri Aquatic juga salah satu rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 22 Maret hingga 24 Maret 2019.

akuwatik

Acara puncak yang digelar Minggu (24/3) bertempat di Convention Hall, dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Ketua Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI), perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, para pejabat di lingkungan Pemkab Kediri serta para peserta, pecinta ikan koi, betta, dan pecinta aquascape.

Suksesnya acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Koi Show diikuti peserta dari berbagai daerah sebanyak 312 orang dan jumlah ikan 1077 ekor. Untuk betta kontes diikuti 91 orang peserta dengan ikan betta 548 ekor. Tak hanya dalam negeri, terdapat 13 orang peserta luar negeri dari 6 negara yaitu Hongkong, Singapura, Malaysia, Amerika, Kanada, dan Filipina ikut berpartisipasi dalam acara ini. Sedangkan total peserta aquascape sebanyak 30 tim, dimana Kabupaten Kediri berpartisipasi dengan 3 tim.

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Kediri Subroto, SH, MH memaparkan bahwa potensi ikan hias di Kabupaten Kediri sampai dengan tahun ini meningkat sebanyak 297 juta ekor, dimana untuk betta 100,425 juta ekor dengan nilai ekonomis 45 milyar dan koi 70,049 juta ekor senilai 280 milyar. Sentra ikan hias di Kabupaten Kediri dengan didukung SK Bupati No. 188.45/124/418.32 Tahun 2012 yaitu wilayah Kecamatan Plosoklaten, Ngadiluwih, Badas, Kras, Kandat, Ringinrejo, Gurah, dan Wates.

akuwatik 1

“Terselenggaranya acara Kediri Aquatic 2019 ini untuk mengangkat potensi Kabupaten Kediri yang termasuk gudangnya ikan hias. Kita tunjukkan ke masyarakat luar, supaya ikan hias di Kabupaten Kediri itu mempunyai pemasaran yang luas. Untuk aquascape baru tahun ini digelar tetapi sudah mulai terbentuk komunitas dan clubnya, sehingga bisa kita pacu untuk melatih generasi-generasi milenial” kata Kepala Dinas Perikanan, Nur Hafid, S.Pt. MM saat Tim Kominfo mewawancarainya.

Di akhir acara dilakukan penyerahan penghargaan serta trophy juara yang diserahkan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri.

Sebagai informasi, seiring perkembangan zaman ikan hias beralih fungsi. Ikan hias bukan hanya sebagai hiburan tetapi memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga menjadi salah satu hewan peliharaan favorit masyarakat. Di Indonesia ikan hias menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan. Saat ini Indonesia berada di urutan ke-5 dunia negara ekportir ikan hias setelah Singapura, Spanyol, Jepang, dan Myanmar. (Kominfo/fz,ans,tee,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh

banner