Senin, 24 Juli 2017

Jadikan Kabupaten Kediri Sebagai Kota Panji

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri mengadakan Sarasehan Revitalisasi Kesenian Berbasis Sastra Panji didukung dari berbagai Instansi dan Dinas baik dari Pendidikan dan dari Pariwisata Se Jawa Timur, juga hadir utusan kesenian daerah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang ikut Pekan Budaya dan Pariwisata sekitar 140 orang peserta di Lantai 4 SLG. (17/7).

SARASEHAN PANJI 5

Acara dimulai dengan Sambutan dari Panitia Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur Jarianto menyampaikan bagaimana intinya baik secara ekonomis maupun secara strategis, bagaimana kita bisa menjadikan Kabupaten Kediri ini sebagai Kota Panji. Salah satu kajian maupun literature yang kita ketahui, awal muasalnya yang tertuang di jaman Kerajaan Kadiri.

Untuk itu kami mengadakan sarasehan sastra panji yang akan dikupas oleh Narasumber yang sudah tidak asing lagi bagi kita semua yaitu Prof. Dr. Ing. Wardiman Djoyonegoro dan Prof. I Wayan Dibia. Dipandu moderator Dr. Hilman Farid, intinya bagaimana kita mengusahakan, mensakralkan dan melalukan tentang sangkan para eng jumadi. Jelasnya.

SARASEHAN PANJI 2

Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM mewakili Ibu Bupati Kediri dr.Hj.Haryanti Sutrisno dalam sambutannya atas nama Pemerintah Kabupaten Kediri menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wardiman Joyonegoro yang akan membahas Panji Balek Ke Kediri.

Sampai-sampai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy salut hadir di Kabupaten Kediri didukung oleh Bapak Gubernur Jawa Timur Soekarwo, sehingga pelaksanaan Sarasehan Panji Nasional bisa dilaksanakan di Kabupaten Kediri, ini hal yang sangat luar biasa sekali bagi kami Masyarakat Kabupaten Kediri.

SARASEHAN PANJI 4

Seperti kita ketahui bersama Panji merupakan salah satu kekayaan dari Bangsa Indonesia, yang keberadaannya cukup mengakar dimasyarakat Nusantara. Kebudayaan Panji tidak dapat dipisahkan dengan Kediri yang menjadi bagian dari cerita Panji. Hal inilah kemudian bisa membentuk suatu kedekatan emosional antara Panji dengan Kabupaten Kediri.

Untuk itu Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kediri, bertekat untuk bersama-sama melestarikan budaya panji serta perlu dikembangkan dan dilestarikan. Usaha yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri antara lain mendukung potensi budaya panji untuk dikembangkan sehingga bermanfaat dalam mengembangkan edukasi dan aprsiasi masyarakat Kabupaten Kediri.

SARASEHAN PANJI 3

Kegiatan yang kita laksanakan seperti kegiatan Pekan Budaya dan Pariwisata sejak tahun 2005 hingga saat ini, dengan mengambil tema Panji Merajut Keharmonisan Nusantara, antara lain Panji Balek Kampung. Yang kedua tentang sesaji Gunung Kelud bercerita tentang Dewi Kilisuci dikemas dalam bentuk Festival Kelud yang diselenggarakan sejak tahun 2004.

Yang ketiga pagelaran kesenian baik didalam daerah maupun diluar daerah yang bertema Panji baik arak-arakan maupun pagelaran panji, yang keempat pelestarian kebudayaan yang berlatar budaya panji, rumah pajangan serta pengembangan situs-situs panji yang ada di Kabupaten Kediri. Terang Masykuri.

SARASEHAN PANJI 1

Acara dilanjutkan dengan Pemukulan Gong oleh Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM tanda dibukanya Sarasehan Revitalisasi Kesenian Berbasis Sastra Panji setelah itu acara inti pembahasan tentang Mengembangkan Potensi Sastra dan Budaya Panji di Panggung dunia, sejarah pengajuan naskah panji kedalam ingatan dunia (Memory Of The World) oleh Prof. Dr. Ing. Wardiman Djoyonegoro sebagai Pengamat Budaya. Guru Besar ISI Denpasar Bali Prof. I. Wayan Dibia. (Kominfo, Yrpd, Fz, Wk).

Add comment


Security code
Refresh