Saturday, 24 August 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Pemerintah Kabupaten Kediri Tingkatkan Sarana dan Prasarana PKL dan UMKM

Pada 2015 mendatang, kesepakatan Masyakarat Ekonomi ASEAN atau pasar bebas ASEAN mulai berlaku. Jika ingin tetap bisa bersaing, Indonesia harus berbenah. Sebab, daya saing beberapa sektor industri utama kita masih kalah dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.

ILO (International Labour Organization) merinci bahwa permintaan tenaga kerja profesional akan naik 41% atau sekitar 14 juta. Sementara permintaan akan tenaga kerja kelas menengah akan naik 22% atau 38 juta, sementara tenaga kerja level rendah meningkat 24% atau 12 juta.

Menyongsong datangnya MEA 2015 Pemerintah Kabupaten Kediri telah bersiap dan berbenah. Sektor-sektor yang vital akan mendapatkan perhatian khusus. Salah satunya adalah UMKM, PKL dan Kelompok Masyarakat.Bantuan

Sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memajukan perekonomian rakyat melalui pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pedagang Kaki Lima. Dimana salah satu tugas Pemerintah Daerah memberikan bantuan kepada Pedagang Kaki Lima dan pelaku UMKM agar tercapai peningkatan kemampuan berusaha, daya saing dan kesejahteraan para Pedagang Kaki Lima dan UMKM secara menyeluruh.

Bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno kepada pelaku UMKM, PKL dan Kelompok Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Datengan Kecamatan Grogol. Senin (29/12) dengan dihadiri 170 pelaku UMKM, PKL dan Kelompok Masyarakat se Kabupaten Kediri.

Bantuan berupa sarana berjualan (Rombong) yang diberikan untuk Kelompok masyarakat Paguyuban  DSC0051Pedagang Kaki Lima. Oven Box untuk Limbah Tapioka (Gamblong) diberikan untuk kelompok Masyarakat Paguyuban Desa Kaliboto Kecamatan Tarokan. Vacuum Frying dan Spinner diberikan kepada Kelompok Masyarakat Suka Mulya Desa Tarokan Kecamatan Tarokan, serta Mesin Prosesing Brambang Goreng untuk Kelompok Masyarakat terpilih.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno berharap bantuan ini digunakan dengan semaksimal mungkin. Supaya dapat menjadi solusi yang tepat guna dalam menyongsong MEA 2015, juga dapat menghasilkan produk unggulan yang bernilai tinggi agar mampu bersaing di pasar bebas nanti dan dalam kurun waktu setahun atau dua tahun lagi akan menjadi pengusaha yang besar dan sukses”. (Kominfo)

Comments are now closed for this entry

banner